Hari ini saya akan membahas tentang CSR. Apakah CSR yang
biasa disebut Corporate Social Responsibility? Ya, tetapi saya lebih senang
menyebutnya Corporate Sustain Responsibility. Kata Social mungkin indah
maknanya, tapi apakah realitanya seindah maknanya.
CSR merupakan tanggungjawab perusahaan dalam memberikan
manfaat kepada lingkungan sekitar akibat dari proses pabrik/perusahaan. Apakah iya?
Mungkin pembaca sudah banyak melihat bagaimana iklan produk air minum dalam
mengembangkan CSR nya. Atau mungkin pernah melihat perusahaan minyak monopoli Indonesia
dalam menggerakkan CSR nya. Atau pabrik rokok yang mencoba memberikan CSR pada
pemain badminton. Apakah semulia itu CSR?
CSR tidak lebih dari usaha perusahaan dalam rangka
meningkatkan nama dan keuntungan, inilah yang disebut sustain. Pertama dengan
adanya CSR masyarakat dengan mudah percaya bahwa perusahaan yang mengeluarkan
CSR ternyata peduli pada masyarakat tanpa mengetahui seberapa besarnya
korporasi yang dilakukan perusahaan itu. Kedua adalah keuntungan, secara tidak
langsung dengan image yang baik maka
akan mendorong masyarakat dalam menggunakan produk. Inilah minded yang digunakan perusahaan saat ini dalam menjalankan CSR.
Tapi apakah CSR sudah dapat menggantikan dampak dari
kegiatan operasi perusahaan. Bagaimana dengan limbah yang dihasilkan, bagaimana
dengan status pekerja disekitar pabrik, bagaimana dengan kehidupan makhluk
hidup disekitar. Semakin banyak perusahaan/pabrik yang muncul di sekitar kita,
apakah mereka mampu menjalankan operasional pabrik tanpa merusak alam.
Pikirkan kembali ketika melihat perusahaan yang mengeluarkan
CSR,bahkan sampai masuk ke iklan media. Semakin besar CSR yang ditunjukkan, semakin
besar pula keuntungan yang didapatkan. Semakin besar pula lingkungan yang
dirusak olehnya.
Begitu mudahnya perusahaan/pabrik itu bermunculan bagai
jamur. Pemerintah seharusnya membatasi adanya kegiatan usaha,bukan malah memberikan
aturan aturan yang konyol yang melindungi perusahaan. Sebagai masyarakat
hendaknya kita selalu menjaga alam. Agar alam ini masih bisa digunakan untuk
anak cucu kita. Jangan sampai anak cucu kita bernafas dengan polusi
#TERIMAKASIHUNTUKTIDAKMEMBACA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar